Selasa, 26 Agustus 2014

Rintihan Hati Yang Tersakiti

Ketika mata tak mampu melihat kenyataan yang ada dan hati tak mampu menerima kenyataan yang terjadi , maka disaat itulah air mata tak mampu lagi terbendung untuk menahan kesedihan. Bukan karena dia lemah , bukan pula karena dia gadis yang cengeng. Tapi dia hanya merasakan kekecewaan yang teramat sangat menyakitkan. Dia tak pernah membayangkan dengan apa yang dia dapatkan saat ini. Ketika pertama kali kata janji terucap dari bibir kekasihnya yang manis, yang begitu penuh dengan keindahan. Janji yang pada akhirnya kekasihnya ingkari sendiri. Dan janji yang kekasihnya ucapkan dulu kini hanya tinggal sebaris kata yang tak berarti. Karena semuanya telah terlupakan oleh kekasihnya dan tak akan pernah terwujud. Begitu banyak dia berkorban untuk kekasihnya, bahkan dia rela merendahkan dirinya , hanya untuk tetap menjaga kekasihnya tetap setia disampingnya. Namun kini semua itu tak berarti apapun, tak lagi memiliki arti yang penting. Dan dengan begitu mudahnya kekasihnya telah meninggalkannya dan melupakannya. Alangkah merananya hidupnya sekarang. Tak cukup sekali hatinya disakiti. Dan kini dia harus menerima kenyataan pahit yang teramat berat untuk dirasakannya.

Saat pertama kali dia ditinggalkan , dia begitu hancur dan rapuh. Air mata tak mampu terbendung matanya, dan berhari - hari air matanya berlinang dengan derasnya membasahi kelopak matanya. Hatinya hancur sehancur - hancurnya menerima kenyataan yang begitu pahit baginya. Begitu banyak dukungan datang dari keluarga dan sahabat - sahabatnya , akan tetapi semua itu belum cukup untuk mengembalikan semangat hidupnya dan mengembalikan hatinya yang hancur. Termenung dan tatapan kosong yang selalu menyertai hari - harinya.

Fisiknya mungkin terlihat kuat, pekerjaannya dia jalankan dengan baik , senyum masih terlihat dari semburat bibirnya. Mungkin orang lain yang melihatnya, dia terlihat seolah baik - baik saja. Tapi siapa yang menyangka apa yang sedang dia rasakan. Hatinya yang hancur, harapan yang telah hilang, jiwanya yang rapuh, dan hidupnya yang hampa. Hanya isak tangis yang setiap malam dia lantunkan. Hatinya sudah tak sanggup lagi untuk menahan semua dukanya. Namun dia tetap berusaha menyembunyikan semua itu dari semua orang. Dia menyembunyikan semua dukanya dengan seuntai senyuman , meskipun getir dia rasakan, namun dia tak mau jika sampai orang lain mengetahui akan duka yang dihaapinya.
Satu tahun lebih dia lewatkan dengan kesendiriannya, dengan kehampaan dalam hatinya. Tanpa ada yang dia biarkan untuk mengisi kekosongan jiwanya. Meskipun banyak yang menawakan cinta padanya. Namun kesetiaannya pada kekasihnya dan rasa cinta kasihnya yang teramat besar pada kekasihnya , membuat dia menutup hatinya rapat untuk disinggahi orang lain. Dengan harapan besar pada hatinya , jika suatu saat nanti kekasihnya akan menyadari keputusannya yang salah dan akan kembali kepadanya. Hari demi hari dia lalui dengan harapan yang besar pada kekasihnya, apalagi saat dia mendengar jika mantan kekasihnya juga masih sendiri. Semakin tumbuh besarlah harapannya untuk dapat kembali bersama dengan kekasihnya.

Tapi malang untuknya, dan untuk kesekian kalinya dia lagi - lagi harus merasakan hatinya hancur. Dan harapan yang selama ini dia jaga dan dia pupuk, musnah seketika saat dia harus menerima kenyataan jika orang yang selama ini masih dia harapkan ternyata telah memiliki pengganti dirinya. Pertahanannya seketika itu hancur berkeping - keping. Tak ada lagi harapan untuknya. Hatinya semakin hancur dengan kenyataan yang harus dia terima dan dia hadapi. Mulutnya tak mampu lagi mengeluarkan kata - kata. Matanya tak mampu lagi membendung air matanya. Jiwanya tertunduk lemas dengan apa yang dia dapati dihadapannya. Dunia seakan runtuh dihadapannya. Kakinya terlampau lemas untuk menopang badannya. Hanya air mata yang mampu berbicara dalam deru isak tangisnya. Hatinya kini hancur sehancur - hancurnya.

Dia yang selama ini dia puja , dia kasihi dan dia hujani dengan kesetiaan , ternyata hanyalah iblis yang kini telah menghancurkan hidupnya. Setelah pengorbanannya selama ini, tak satupun yang berarti di mata mantan kekasihnya itu. Dan dengan begitu mudahnya mantan kekasihnya itu mengganti dirinya dengan yang lain. Dan dia , dia hanya dicampakkan begitu saja bagai barang yang tak berguna lagi. Janji yang dulu diagungkan kekasihnya kini hanya menjadi hiasan kata tanpa ada arti apapun. Hanya berlalu dan terbang seiring tertiupnya angin.

Kini dia hanya mampu tertunduk pasrah pada Tuhannya, dengan meratapi semua kesalahannya yang telah dia lakukan. Penyesalan yang teramat dalam pada Tuhannya karena cinta lebih besar pada mantan kekasihnya. Dan kini dia sadari , bahwa tak ada cinta yang abadi selain cinta Tuhannya. Cinta yang tak akan pernah luntur ataupun hilang dan terganti. Cinta Tuhannya yang begitu indah yang selama ini telah dia sia - siakan. Sekarang dia hanya mampu tertunduk malu dan pilu di hadapan Tuhannya dengan menyadari semua kesalahannya. Dia pasrahkan semua hidupnya pada Tuhannya dengan keikhlasan menerima semua ketentuan dari Tuhannya yang telah digariskan untuknya. Mungkin kenyataan yang dia terima saat inilah jawaban dari setiap doa yang selalu dia panjatkan. Dan mungkin melalui kenyataan yang dia terima saat inilah , dia harus benar - benar iklhas untuk melepas mantan kekasihnya itu dengan kehidupannya yang baru. Dan baginya , apa yang dialami saat ini , adalah merupakan hukuman atas setiap kesalahannya pada Tuhannya yang telah dia lakukan. Dan kini dia hanya mampu untuk kuat dan rela menerima apapun kehendak Tuhan atas jalan hidupnya. Dengan memasrahkan hatinya pada Tuhannya dia berharap akan kehidupan yang jauh akan lebih baik dari apa yang dia hadapi saat ini. Dan ini merupakan ujian baginya, ujian keinmanannya dan ujian seberapa cinta dia pada Tuhannya. Kini harapannya hanya satu, menjadi yang terbaik untuk kedua orang tuanya. Dan doanya untuk mantan pacarnya , semoga mantannya kekasihnya itu akan selalu di beri kebahagiaan dalam hidupnya meskipun bukan dengan dirinya.

---Semoga Kamu Bahagia Dengan Pilihan Hati Kamu---

Minggu, 16 Juni 2013

11.58 AM

Ketika hati mulai merapuh...akankah dia mampu kembali tegar ? Ketika hati telah tersakiti akankah dia masih mampu untuk tersenyum ? Ketika hati telah ditinggalkan oleh penghuninya...masihkah dia terlihat terang ? 

Jika dia masih bisa tegar..masih bisa tersenyum...dan masih terlihat terang...apa yang membuatnya seperti itu? Bagaimana dia masih bisa seperti itu..padahal dia telah disakiti dengan begitu pedihnya. Dia telah terluka dengan begitu dalamnya. 

Mungkin masih bisa dia terlihat seperti itu...jika dia masih memiliki sebuah keyakinan akan cinta. Ya...keyakinan akan adanya sebuah cinta. Cinta yang begitu dalam dan indah menurutnya. Meskipun cinta itulah yang telah melukai dirinya. Cinta jugalah yang telah membuat dia hancur. Namun ketika serpihan cinta itu masih tersisa, maka dia mampu melahirkan sebuah keyakinan. Keyakinan akan kembalinya cinta yang telah hilang. Meskipun dia harus menunggu untuk waktu yang cukup lama, namun ketika dia yakin akan cintanya yang akan kembali, maka waktupun tak akan menjadi halangan baginya. Karena baginya cintanya tak akan pernah terganti oleh siapapun. Karena dia yakin akan satu hal, cintanya hanya ada satu, meskipun kini telah pergi, tapi dia tahu dan sangat yakin jika suatu saat nanti cintanya itu akan kembali lagi padanya. 

Itulah kekuatan dari sebentuk hati... Sebentuk hati yang ada di setiap diri manusia. Dia adalah penggerak dari setiap apapun yang kita lakukan. Baik itu sebuah kebaikan ataupun sebaliknya. Hati jugalah yang menghadirkan sebuah kata yang sering disebut dengan "CINTA". Hanya didalam dirinyalah kata itu ada. Dan hanya dirinyalah yang mampu merasakan akan datangnya sebuah cinta dan kepergian dari sebuah cinta. Hatilah yang lebih mengetahui dan merasakan, kapan kita merasa bahagia, terluka kecewa dan marah. Semua ada pada dirinya, di dalam sebuah hati. Melaluinyalah kita mampu mengerti akan arti dari sebuah cinta dan kasih sayang. Cara mengasihi, mengerti, memahami dan berbagi. Dan dia mampu menjadi tempat menyimpan yang paling aman...tentunya menyimpan perasaan. Dia akan menjaga dengan baik apapun perasaan kita. Dan yang sangat hebatnya...hati mampu menjadi album penyimpan berjuta kenangan. Baik kenangan indah maupun kenangan yang paling buruk sekalipun.

Hati....jika kita berbicara hati...dia sangat berkaitan erat dengan kata cinta dan perasaan. Karena hatilah yang melahirkan cinta dan juga perasaan. Dan didalam hatilah cinta dan perasaan hidup, bernaung dan tumbuh. Hatilah yang mampu menggambarkan dan melahirkan dari berbagai macam bentuk dan warna dari sebuah perasaan. Dan bibit yang bernama cinta dapat tumbuh dengan subur di dalam sebuah hati. Setiap manusia memiliki hati yang berbeda. Dan setiap hati itu tumbuh dan berkembang dengan berbeda pula. Tergantung dari si pemilik hati itu sendiri. Dan yang mampu mengerti bahasa dari sebuah hati, hanyalah si pemilik hati itu sendiri. Karena hati hanya akan berbicara dengan pemiliknya saja, dan bukan dengan orang lain.

Seperti apa hatiku...dan seperti apa dia tumbuh...hanya aku yang tau. mungkin orang mampu mgerti aku, namun tidak dengan hati ku. Tak ada satu orangpun yang mampu mengerti hati ku. Hanya aku yang tau apa yang dia mau. Begitupun dengan hati kalian, aku tak akan pernah mengerti apa yang hati kalian inginkan atau rasakan, karena hanya diri kalianlah yang mengerti. 

Selasa, 26 Juni 2012

10:38AM

aku merasa masalah tiada henti datang menghampiriku. setiap hari selalu saja ada yang datang. dan kini disaat aku tertunduk lemas karena luka hati, masalah tak mau lepas dari diriku. entah ini cobaan yang diberikannya untukku atau ujian yang memang harus aku lewati. semakin aku menaiki anak tangga semakin banyak pula masalah yang menghadang dan menerpa. aku berusaha untuk kuat dan tegar...namun apa daya jiwa terlampau lelah untuk itu. disaat gelap mulai menerpa. disaat itulah dia datang. lama aku menunggu kedatangannya tuk melepas rindu, lelah, dan penat yang selama ini kurasa. aku berharap dia mampu menjadi penopang dijiwaku yang mulai melemah. awalnya aku merasa dengan datangnya akan membawa secercah cahaya bahagia yang mampu menjernihkan semua gelapku dan memberikan kesegaran dalam penatku. namun tak semua yang kita inginkan dapat terjadi. apa yang kita harapkan tak sepenuhnya dapat terwujud. dia datang membakan senyum...namun dia pergi dengan meninggalkan goresan halus dihati. pedih dan sakit harus kurasa. aku ingin tetap tersenyum, namun mata tak kuasa tuk membendung. hangat kurasa mengalir di pipi. tanpa ku sadari...air mata tlah tertumpah mengiringi kepergianmu. 

kau yang kuharapkan mampu menjadi penopang jiwa yang mulai terjatuh...tapi kaulah yang membantu ku tuk terjatuh. ingin aku tersenyum..namun semua terlampau berat. terlalu kelu bibir ini untuk tersenyum. namun dalam lubuk hati yang paling dalam...aku masih berharap kau akan datang kembali tuk merajut mimpi yang tlah tergambar. kembali seperti saat pertama kali aku mmenemukanmu. kembali seperti saat aku mendapatkanmu.....aku ingin kembali bersamamu lagi....mendengar candamu...melihat senyummu...melihat tawa riangmu....

13:59PM

sering kali kita berfikir bahwa kita adalah orang yang paling termalang atau nggak beruntung. bahkan kita sering mengeluh dengan apa yang terjadi pada diri kita. kita merasa merasa kenapa hidup kita penuh dengan masalah. dimarahi, dihina, dicaci maki, dijelek - jelekkan, bahkan yang terburuk kita di benci orang. hingga kita merasa menjadi orang yang paling menderita di dunia ini. tak jarang kata "strees" menjangkit dalam pikiran kita. hingga akhirnya kita frustasi. tapi pernahkah kamu melihat kehidupan para penghuni jalanan. jika dikatakan beruntung kita memang masih beruntung, karena paling tidak kita masih bisa tinggal di tempat yang baik, hidup berkecukupan dan memakai pakaian yang layak pakai. sedangkan mereka...sungguh berbeda jauh dari kita. untuk dapat sesuap nasi saja mereka harus rela bekerja keras bahkan tak jarang mereka hanya mendapatkan cacian dan makian dari orang - orang. namun pernahkah kamu sadari, adakah dari mereka yang mengatakan "strees" dengan kehidupan yang mereka alami???aku rasa tidak..karena dalam benak mereka...itulah takdir yang harus mereka jalani. mungkin mereka ingin seperti kita, namun garis hidup mengatakan lain untuk mereka. pernahkah mereka merasa menyesal dengan kehidupannya???aku rasa tidak...buktinya mereka tetap menjalani kehidupan mereka dengan penuh senyuman dan semangat. meski letih tergurat di wajah - wajah mereka. alangkah nistanya kita, jika kita terus mengeluh dengan masalah yang kita hadapi.

Rabu, 29 Februari 2012

10.57 pm

bener ga sih....?????klo udah sibuk dengan aktivitasnya, makhluk cowok itu cenderungg lupa dengan pasangannya????padahal ya...kita kaum cewek...meskipun kita sibuk sesibuk sibuknya pasti dalam pikiran kita tu masih terbersit tentang cowok kita. misalnya dia lagi ngapain ya??udah makan apa belum ya???dan itu pasti...walaupun hanya beberapa menit, but dia masih selalu ada di pikiran kita. bahkan tak jarang juga dalam pikiran kita, gimana caranya agar sebisa mungkin kerjaan or kegiatan kita cepet kelar. supaya bisa cepet - cepet ketemu cowok kita. tapi apakah cowok juga begitu....?????ada nggak sich....beberapa menit dalam pikiran mereka ada kita ditengah kesibukan aktivitasnya yang berjibun. but beberapa survei membuktikan, klo cowok itu cenderung melupakan ceweknya or cuek sama ceweknya ketika dia udah sibuk dengan segala kegiatannya yang berjibun. bahkan smpai nggak ada waktu untuk ketemu kita, walaupun cuma untuk beberapa menit aja, karena waktunya terlalu berharga untuk kegiatannya. nggak salah juga kalau pada akhirnya cowok dibilang kaum egois. gimana enggak, kalau keadaannya seperti itu. sebenernya dia itu nyadar nggak sich....kalau ada seseorang yang sedang ngebutuhin dia. tapi begitu dia yang dicuekin, ditinggal sibuk sendiri, mereka protes. katanya kita nggak perhatian lagi....terlalu sibuk sendiri...bahkan tak jarang juga kita dibilang nggak sayang lagi karena kita udah ngecuekin dia. egois kan?????tapi cowok sendiri juga sering melakukan seperti itu. tapi begitu kita protes dia, jawabnya kita terlalu cerewet...terlalu menuntut....nggak bisa ngertiin...dan blablabla...... ngejengkelin nggak sich...???????banget pastinya..... kalau udah seperti itu pastes nggak sich kalau si mr cowok itu disebut si mr egois???????? maunya dingertiin sendiri, tapi nggak peka dengan perasaan kita. hmmm....pengennya marah...tapi nggak bisa karena kita sayang. pengennya nangis...tpi juga percuma, toh dia juga nggak ngerti. hmmm....cuma bisa pasrah dan sabar. but kalau terlalu sering seperti itu, lama - lama capek juga. kapan sich cowok itu bisa peka sama pasangannya sendiri ketika dia udah di hadang sama segudang kegiatannya??????hmmm....just dream...maybe.......

Sabtu, 25 Februari 2012

9:27

sebenernya setiap hari itu sama. ga ada hari yang istimewa. tapi bagi sebgian orang, mungkin dalam 1 minggu ada hari yang istimewa bagi mereka. yang mereka sebut dengan satnite atau dalam indonesianya malam minggu. khususnya bagi para remaja yang sedang dilanda cinta. tentu saja malam minggu merupakan malam yang istimewa. kenapa????karena di malam minggu mereka bisa pergi berdua menikmati malam. ya walaupun sebenernya setiap hari bisa keluar bareng....tapi entah kenapa satnite menjadi malam yang diistimewakan... tapi menurut beberpa orang khususnya bagi mereka yang telah bekerja, bagi mereka satnite adalah waktu khusus untuk membagi kasih sayang dengan orang - orang yang mereka sayangi, seperti keluarga, istri atau pacar. hmm....memang kalau dilihat dari kaca mata waktu, satnite adalah hari yang istimewa karena hanya di hari itu kita bisa menghabiskan waktu seharian penuh dengan orang yang kita sayang.

tapi sayangnya sepertinya itu tak berlaku untukku. karena di hari yang istimewa dari sekian haripun tetap tak ada waktu khususnya untukku. semua waktu dia curahkan hanya untuk kegiatannya. mungkin ini karma buat aku. karena dulu aku juga terlalu asyik dengan dunia ku tanpa memperdulikan ada hati yang kesepian di seberang sana. dan kini aku merasakannya. seperti apa rasanya jika kita mempunyai pasangan yang lebih asyik dengan segala kegiatannya tanpa memperdulikan bagaimana perasaan kita yang menunggu waktunya untuk kita dari sekian hari. tapi begitu tiba dihari satnite, dimana kita mengharapkan waktunya seharian ini hanya untuk kita. tapi ketika mendapati waktunya bukan untuk kita, betapa kecewanya hati kita. tapi apa yang bisa kita perbuat???mau marah....tapi udah terlalu sering, bahkan setiap satnite selalu seperti itu. padahal dia ada di dekat kita. tapi waktunya bukan untuk kita. dia dapat tertawa senang dengan riangnya bersama teman2nya. tapi kita hanya bisa bergelut dengan kesepian seorang diri.hanya bisa melihat pasangan lain yang tersenyum bahagia menghabiskan malam bersama orang yang spesial. tapi hanya bisa melihatnya dengan menahan rasa sepi dan pedih. entah apakah dia merasakan dan mengerti perasaan kita?????sedih memang.....tapi mau nggak mau aku harus menerimanya, dan aku anggap semua ini adalah balasan yang harus aku terima atas perbuatanku dulu yang telah memperlakukan orang yang telah begitu menyayangi aku sama seperti saat ini. yah....walaupun sedih....tapi apa mau dikata....aku hanya bisa berharap semoga satnite seperti ini tak akan ada lagi di satnite berikutnya. karena jujur akhir2 ini dia terlalu sibuk dengan segala kegiatannya.


Rabu, 22 Februari 2012

february2

malam ini merupakan malam yang terburuk. tawa canda yang kudapatkan beberapa jam yang lalu, semuanya sirna oleh satu kesalahan yang teramat bodoh untuk dilakukan. entah karena kebodohanku atau memang aku yang tak peka akan apa yang kau inginkan. hingga kesalahan itu terjadi tuk malam ini. mungkin orang lain melihatnya ini bukanlah suatu keslahan tapi bagimu ini adalah suatu kesalahan yang sangat kau benci. maafkan atas sikap bodoh ku yang telah ku lakukan malam ini. tapi sebenarnya jujur...aku hanya ingin melihatmu...menatapmu....karena beberapa jam yang kau berikan hari ini tak cukup untuk menghapus rindu yang ada dalam hati. aku hanya ingin menatap senyummu. namun jika apa yang ku lakukan ini merupakan suatu kesalahan yang kulakukan bagimu, aku benar - benar minta maaf. mungkin tak seharusnya kulakukan ini. jika kau marah, aku terima marahmu, karena ini memang salahku. jika kau ingin mendiamkanku, aku terima jika itu membuatmu lebih baik. asalkan kau kebahagiaan selalu menyetaimu, itu sangatlah cukup untukku untuk mampu menerima sikap dinginmu. seandainya kau tau betapa pedih hati ini ketika mendengarmu mengatakan tak ingin tuk ku ganggu. apakah memang selama ini aku telah menggangumu????tak berartikah keberadaanku disampingmu????maaf jika memang aku adalah pengganggu bagimu....aku yang selalu menyakitimu, mengecewakanmu, selalu memberimu kesedihan, selalu membuatmu marah, selalu membuatmu jengkel. mungkin aku bukanlah makhluk yang sempurna untukmu, yang mampu menjadi seperti apa yang kau ingini, makhluk yang tak mampu memberikan kebahagiaan untukmu, makhluk yang hanya membawa kesusahan untukmu, dan makhluk yang hanya akan menjadi pengganggumu. maaf untuk itu semua. hanya kata maaf yang saat ini mampu terucapkan, karena apapun kata yang kuucapkan saat ini tak berarti apapun bagimu. mungkin pintu maaf itu tak pantas kudapatkan untuk sebuah kesalahan yang kulakukan. jika saat ini tuk mendengar suaraku pun kau tak mau.....mungkin memang aku tak pantas untuk sebuah maafmu.maaf jika aku selalu membuat kesalahan, hingga kini suarakupun tak ingin kau dengar.

sadarkah dirimu jika apa yang kau lakukan saat ini, ada hati yang terluka oleh sikapmu. mungkin kau merasa kau yang sakit, kau yang dikecewakan, kau yang dibuat marah....dan seakan akan kaulah yang sakit....tapi taukah kau apa yang dirasakan oleh hati yang kini kau diamkan keberadaannya....yang kini sedang kau hakimi oleh satu kesalahannya????sesungguhnya hati itu lebih terluka dari apa yang kau rasakan, karena ketika dia tahu dia telah mengecewakan seseorang yang teramat disayanginya terluka olehnya. dia lebih merasa pedih dan teriris, ketika harus melihat senyuman yang diharapkannya berganti dengan sebuah tatapan dingin. sesungguhnya hatinya menangis untuk sebuah kebodohan yang telah dilakukannya, hingga membuat seseorang yang paling berharga baginya harus kecewa karenanya. namun sayang kau tak pernah sadari itu, hingga maaf pun tak mampu kau berikan untuknya. kini hati itu terperangkap dalam kalutnya. karena orang yang berharga baginya tak lagi ingin dia temui dan mendengar suaranya. inikah sebentuk sayang yang kau berikan untuknya???begitu besarkah kesalahannya, hingga maaf pun tak mampu kau berikan untuknya. jangankan maaf....untuk sekedar mendengar penjelasannya saja kau tak mau. bahkan semua kata2 yang keluar tulus dari hatinya, hanya kau anggap angin lalu.....itukah sayang yang kau berikan untuknya???dia tak pernah menuntut apapun darimu, yang dia mau hanyalah kau ada disaat dia tersesat dalam kesendirian. karena dia akan selalu ada menjagamu dalam segala keadaanmu. tak pernah sedetikpun terpikir olehnya tuk tak ada disampingmu. karena baginya kau adalah harta yang paling berharga dari semua harta yang berharga. namun kini kau seakan tak perduli lagi padanya, hanya karna sebuah kesalahan yang dia lakukan. bahkan hanya untuk mendengar penjelasannya saja, terlalu tak penting bagimu. dan untuk semua kata2nya hanya kau anggap sebuah angin lalu yang tak berharga. seandainya kau, jika semua katanya terucap tulus dari hatinya. mungkin yang kau lihat bibirlah yang mengucapkan semua kata2 itu.namun sesungguhnya hatinyalah yang berbicara. namun sayang semua itu tak berharga bagimu. hingga dengan mudahnya kau ucapkan terserah apapun yang dia ucapkan dan mengacuhkannya begitu saja. tanpa kau tau dan kau sadari saat kata2 itu itu terucap darimu, seketika itupun hatinya menangis. harapan tuk dapat sedikit maaf darimu pun terpatahkan oleh kata2 yang kau ucapkan. kini dia hanya dapat menerima apa yang telah kau putuskan. hanya diam dan kebisuan yang membalutnya. hanya satu yang menjerat hatinya saat ini....entah sampai kapan tatapan dingin itu akan kau berika padanya. untuk sebuah kesalahan yang telah dilakukannya. terima kasih atas hadiah yang telah kau berikan malam ini. sebuah hadiah pelajaran yang berharga yang tak di dapatkan dimanapun..bahkan universitas ternama sekalipun. terima kasih untuk hari ini. karena di hari ini kau telahmemberikan 2 warna kehidupan sekaligus. terima kasih sayang untuk pelajaranmu hari ini. jika dengan melakukan ini dapat sedikit mengurangi lukamu, aku ikhlas menerima hukumanmu.....karena kebahagianmu adalah hal terpenting dalam hidupku. terima kasih dan maaf untuk semua kepedihan yang telah ku torehkan di hatimu.